7+ Alat Musik Betawi yang Dapat Kita Ketahui disertai dengan Gambarnya

Alat Musik Betawi – Assalamu’alaikum teman-teman semua? Jumpa lagi kite bersama admin yang suka makan bakwan. Kali ini kite akan membahas apa saja alat musik Betawi dan bagaimana penjelasannnya.

Sebelum menuju pembahasan intinya. Perlu diketahui juga bahwa betawi merupakan salah satu suku yang terdapat di Indonesia. lebih tepatnya yang terletak di daerah Ibu Kota saat ini yaitu Jakarta.

Selain dikenal dengan kota dengan banyak para pendatangnya. Ternyata suku betawi ini juga memiliki beragam kesenian dan budaya yang menarik. Bukan hanya kebiasan orang betawi saja yang tercampur dengan budaya lain. Akan tetapi sebuah kesenianpun juga ikut tercampur dengan bermacam-macam suku dan etnis.

Karena hal tersebut tidak heran jika saat ini suku betawi memiliki beragam budaya dan kesenian yang unik dan menarik. Diantaranya adalah rumah adat, pakaian adat betawi, bahasa yang digunakan sehari-hari, atau bahkan alat musik betawi ini.

Nah.. untuk meletarikan hal tersebut sangat penting untuk kita ketahui secara bersama.

Apa sajakah Alat Musik Betawi yang perlu kita ketahui?

Gambang Kromong

Gambang Kromong adalah alat musik yang menggabungkan antara sebuah gamelan dan beberapa alat musik tradisional lainnya yang berasal dari Tiong Hoa. Alat musik betawi ini merupakan sebuah hasil dari akulturasi budaya Pribumi dan Tiong Hoa.

Sebutan gambang kromong sendiri berasal dari kedua alat musik yang dimaikannya yaitu gambang dan kromong.

Pada perkembangannya, kesenian tersebut sudah terkenal menjadi bagian dari salah satu kesenian alat musik yang tedapat pada suku betawi. Dan seiringnya waktu banyak sekali adanya grup orkes yang menggunakan gambang dan kromong ini tecipta.

Yaps .. alat musik ini dipadukan dengan alat musik modern yaitu gitar, bass, drum dan alat musik modern lainnya.

Meskipun digabungkan dengan gitar dan lain sebagainya, namun ciri khas dari gambang dan kromong ini tidaklah hilang.

Tanjidor

Alat musik selanjutnya adalah Tanjidor. Alat musik yang sangat terkenal ini, bahkan sampai saat ini. merupakan alat musik yang dipengaruhi oleh beberapa alat musik yang berasal dari Eropa. Tanjidor sendiri berkembang pada budaya betawi di daerah Bekasi dan Karawang.

Pada umumnya, alat musik ini dimainkan sedikitnya 7-10 orang. Yang terdiri dari klarinet, piston, seksofon tenor, trombon, seksofon bas, drum, temabur, dan juga simbal.

Untuk sekarang ini, tanjidor lebih sering dimainkan saat akan menyambut tamu agung atau mengarak pengantin.

Marawis

Marawis ialah sebuah alat musik bentuknya hampir menyerupai rebana. Bukan hanya bentuknya saja yang mirip, namun juga cara memaikannya juga terdapat kesamaan dengan alat musik rebana. Yaitu dengan cara dipukul atau ditepuk menggunakan tangan.

Adapun sedikit perbedaan yang tedapat pada kedua alat musik tersebut adalah bentuk marawis yang gempal, sedangkan rebana lebih lebar dan pipih.

Pada umumnya grup musik yang memaikan marawis ini memiliki ciri khas pada lagu yang dibawakannya. Yakni lagu-lagu religi yang dipadukan dengan marawis tersebut.

Sukong

Sukong adalah alat musik betawi selanjutnya yang biasa digunakan sebagai nada melodi pada sebuah pentas musik. Selain memiliki bentuk kemiripin dengan rebab, hanya saja ukurannya lebih kecil.

Alat musik ini dimaikan dengan dawai, yang mana cara memaikan sukong ini yaitu dengan cara digesek bukan dipetik.

Musik Kroncong Tugu

Kesenian musik betawi lainnya adalah keroncong tugu. Faktanya adalah kesenian ini bukan murni berasal dari suku betawi atau Indonesia saja, melainkan sebuah gabungan dengan negara lain yaitu Potugis.

Penamaan kesenian ini sendiri diambil dari sebuah daerah dijakarta yang sebut Tugu yaitu terletak dibagian Jakarta Utara.

Selain itu, alat musik ini juga dimaikan oleh beberapa orang dan lagu yang dibawakan adalah memiliki nada irama 4/4 ketukan.

Kecrek

Kecrek merupakan salah satu alat musik yang sering digunakan dalam sebuah orkes musik gambang kromong. Alat musik yang merupakan ke dalam jenis perkusi ini memiliki suara yang khas ketika dimainkan. Dengan bunyi “crek-crek-crek” ketika dipukul. Kecrek ini juga dijadikan sebagai awal atau akhir pada sebuah pertunjukan sebuah pentas musik.

Kemong

Kemong merupakan alat musik yang memiliki bentuk menyerupai seperti gong kecil yang umunya ada pada gamelan Sunda dan Jawa. Kemong sendiri merupakan bagian dari gambang kremong yang berasal dari kota jakarta.

Gambus

Alat musik betawi yang terakhir adalah gambus. Gambus yang masih eksis sampai saat ini, khususnya di jakarta. Memiliki nada instrumen yang khas berbeda serta tergantung dari awal digunakan dengan 7 utas, 6 utas dan 3 nada bersuara kembar, serta 1 dawai yang dijadikan sebagai bass.

Alat musik yang bagian badannya terbuat dari kayu ini berfungsi sebagai resonator ketika dimainkanya. Dengan bahan yang terbuat dari kain sutera.  Menjadikan suara yang dihasilkanpun berbunyi empuk dan enak jika didengar.

Nah mungkin itu saja pada pembahasan kita pada kali ini, yang membahas beberapa alat musik betawi yang sampai saat ini masih bisa kita jumpai. Baik pada sebuah acara pentas musik maupun sebuah acara resmi. Semoga bermanfaat!

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: